http://babujuwebsite.googlecode.com/files/js.txt Portal Berita Komunitas Babuju: Pendidikan
HEADLINE :
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jasman: Segera Tindak Kasek SDN 62 Pak Wali....

Ditulis Pada Hari Selasa, 08 Mei 2012 | Oleh: Babuju.com

BABUJU Report,- Tindakan Kepala SDN 62 Kota Bima, Rusli, S.Pd, yang memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM), menuai kecaman dari berbagai kalangan. Akademisi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima, Drs.Jasman, M.Pd, mendesak agar Wali Kota Bima, HM.Qurais, segera memeriksa dan menindak Rusli atas tindakannya itu.

Ilustrasi
Menurutnya, sangat memalukan bila ada Kapala Sekolah (Kasek) yang masih memanfaatkan dana BSM dengan dalih untuk kepentingan sekolah. Lebih-lebih dilakukan pada saat yang bersamaan Wakil Wali (Wawali) Kota Bima, H.A Rahman, SE, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di sekolah tersebut. “Memalukan sekali, memotong dana BSM sementara Wawali ada di sekolah tersebut. Nanti masyarakat akan menilai negatif terhadap perilaku semacam itu,” ujarnya melalui telepon seluler, Sabtu (5/5).

Jasman menilai, alasan Kasek memotong dana BSM untuk membenahi taman dan pagar sekolah, membuktikan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Bima tidak mampu membangun sarana dan prasarana pendidikan, sehingga mengorbankan hak siswa miskin. Dia heran terhadap perilaku Kasek yang berani memotong dana BSM. Padahal, jelas mengetahui aturan BSM tidak bisa dipotong atau dialihkan untuk kepentingan apapun. “Aneh saya menilainya, masa sudah tahu tidak bisa dipotong, namun masih juga dilakukan,” tandasnya.

Keanehan lainnya, lanjut Jasman, Kasek berjanji akan mengembalikan dana yang dipotong setelah wartawan mengetahui dan mengkonforontasi kebenarannya. Itu menandakan tidak adanya kepribadian yang tegas dari Kasek. Jika hal seperti itu dibiarkan dan tidak disikapi, diyakininya, dunia pendidikan di Kota Bima ke depannya, akan hancur di bawah kendali HM.Qurais.

Dia meminta, Wali Kota Bima tidak sembarang mengangkat Kasek, karena masalah itu tidak berhubungan langsung pada kepala daerah, tetapi masyarakat dan generasi penerus bangsa. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima juga diminta untuk tidak mengedepankan kepentingan pribadi, golongan, maupun kepentingan politik dalam mengusulkan calon Kasek. Jika itu terjadi, Jasman menganggap pendidikan di Kota Bima telah diperjual-belikan atas kepentingan oknum tertentu demi mencari keuntungan dan popularitas. Tidak memikirkan dampak yang dirasakan generasi mendatang.

Disarankannya, dalam mengangkat Kasek, Wali Kota hendaknya mengutamakan orang yang jujur dan amanah, selain syarat administrasi lainnya, sehingga ke depan dunia pendidikan lebih baik. “Kalau ditangani dengan cara semacam ini, saya yakin pendidikan kita akan maju,” katanya.

Untuk mengatasi penyimpangan dana pendidikan, seperti pemotongan dana BSM, sebaiknya Wali Kota menjalin kemitraan langsung dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam mengaudit dana pendidikan, sedangkan Inspektorat sifatnya hanya laporan saja.

Jasman menduga, banyak oknum pejabat sebagai auditor yang memanfaatkan kesalahan Kasek dalam mengelola dana pendidikan untuk mencari keutungan pribadi, sehingga kebiasaan untuk korupsi kian berkembang. Diharapkannya, Wali Kota tidak menutup mata dengan ulah oknum Kasek nakal, namun bisa ditindaklanjuti dan dimintai pertanggung jawabannya.

Sumber Link: http://www.bimakini.com/index.php/pendidikan/item/746-jasman-segera-tindak-kasek-sdn-62-pak-wali

Menikah, Dua Siswa SMPN 15 Gagal Ikut UN

Ditulis Pada Hari Rabu, 25 April 2012 | Oleh: Babuju.com

Ilustrasi
BABUJU Report,.- Dua siswa SMPN 15 Kota Bima di Kelurahan Oi Fo’o tidak mengikuti Ujian Nasional (UN). Diduga keduanya sudah menikah, sehingga tidak bisa lagi melanjutkan studi. Informasi tersebut disampaikan Pengawas dari Dinas Dikpora Kota Bima yang memantau proses UN.

Sekretaris Dinas Dikpora Kota Bima, Drs. Alwi Yasin, M.AP mengidentifikasi langsung alasan ketidakhadiran dua siswa tersebut dan menerima laporan dari pihak sekolah saat memantau. Dua siswa tersebut adalah Anita Purnamasari dan Bambang, memang sudah menikah. “Saya kira pihak sekolah telah berhasil karena siswanya cepat laku,” sindirnya Selasa (24/4) di kantor Pemkot Bima.

Namun, jelasnya, secara umum berdasarkan pemantauan pengawas dan Dinas Dikpora pelaksanaan UN hingga hari kedua berlangsung lancar. Pasca ujian itu, siswa yang tidak mengikuti akan tetap diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan pada 30 April mendatang berdasarkan jadwal dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP).

Katanya, meskipun ketidahadiran siswa berdasarkan data sebanyak 62 siswa, hingga hari kedua tidak akan berpengaruh terhadap persentase kelulusan. Sebab, persentase kelulusan tidak menghitung siswa yang tidak hadir, melainkan jumlah siswa yang hadir mengikuti ujian saja dibagi jumlah siswa yang lulus. “Saya tetap optimis bahwa siswa di Kota Bima tetap bisa lulus dengan maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala SMPN 15 tidak berhasil dikonfirmasi karena telepon selulernya tidak diangkat saat dihubungi wartawan. Namun, keterangan seorang guru setempat, Latief Kenda, S.Pd, membenarkan ada siswanya yang telah menikah. Tetapi, hanya menyebutkan satu saja, yakni Anita Purnamasari. Satu orang lainnya belum dipastikan alasannya. “Jumlah siswa secara keseluruhan yang mengikuti ujian sebanyak 53 orang sedangkan yang tidak hadir 3 orang bukan dua,” jelasnya melalui telepon seluler

Link: http://www.bimakini.com/index.php/pendidikan/item/610-menikah-dua-siswa-smpn-15-tidak-ikut-un

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Mengisi Sarasehan Hukum Di Kota Bima

Ditulis Pada Hari Sabtu, 21 April 2012 | Oleh: Babuju.com


Pembicara Utama: Prof DR Anwar Usman SH, MH di Kota Bima

BABUJU Report,- Salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Prof DR Anwar Usman, SH, MH, mengisi acara Sarasehan Hukum yang diselenggarakan oleh STIH Muhammadiyah Bima, tadi siang (21/04) di Aula Kantor Camat Mpunda – Kota Bima.

Kegiatan yang dihadiri oleh para Hakim PN Raba Bima, PN Dompu, PA Raba Bima serta Kejari Bima dan Dompu, juga dihadiri pula oleh wakil walikota Bima, H. Arrahman, H. Abidin, Wakil Bupati Bima Drs Syafruddin M Nur M,Pd, Ketua DPRD kota Bima, Hj Verra Amelia, SE, Para Akademisi, Mahasiswa STIH Bima serta SKPD se Kota dan kab Bima.

Sarasehan Hukum yang bertajuk ‘Peran dan Fungsi Mahkamah Konstitusi Dalam system Peradilan di Indonesia’ dibuka oleh wakil Walikota Bima dan sambutan disampaikan oleh Ketua STIH Muhammadiyah Bima, Drs Sukirman Azis, SH, MH.

Dihadapan 200 peserta Sarasehan, Sukirman Azis, menjelaskan bahwa untuk pertama kalinya, Sarasehan Hukum di Bima di isi oleh salah seorang dari Sembilan orang Hakim MK RI. “Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami penyelenggara kegiatan, sekaligus kebanggaan kita bersama, sebab di Indonesia hanya ada 9 orang Hakim MK dan 2 diantaranya adalah Putra Asli Bima” Ungkapnya disambut riuh tepuk tangan.

Prof Anwar sedang mengisi Sarasehan Hukum
Disamping itu, Sukirman Azis juga mengutip bahasanya Prof Jimmy Asidiki, Ketua MK pertama bahwa Merah Putih-nya Indonesia pada ‘diketukan palu’ MK. Sebab, seorang warga Negara saat ini dapat membatalkan Undang-Undang yang disetujui oleh 550 anggota DPR RI dan disetujui oleh Presiden beserta staf-staf ahlinya, melalui MK dan itu terbukti. Seorang warga Negara yang tinggal di Jogjakarta meminta pembatalan UU terkait Sisdiknas dan itu dikabulkan oleh MK. “Begitu Kruasialnya peran MK dalam me-merah putih-kan Indonesia” ungkapnya.

Ditempat terpisah, ketua Panitia kegiatan, Ahmad Yasin, SH. MH menjelaskan bahwa keterlaksanaan kegiatan Sarasehan Hukum ini digagas bersama Pemerintah daerah Kota Bima dan pemerintah daerah Kab Bima.  Hal ini digagas mengingat Peran dan fungsi MK begitu besar dan tinggi, maka diperlukan pemahaman dan penyebaran terkait fungsi dan peran tersebut kepada masyarakat. “Kami mencoba memahami bahwa Peran MK di Indonesia ini begitu luas, tinggi dan bisa dikatakan Penentu aturan layak atau tidaknya. Untuk itu para stakeholder Bima perlu mengetahui dan memehaminya, sehingga kegiatan ini digagas dan dilaksanakan” Jelasnya.

Pada session Sarasehan Hukum, Prof DR. Anwar Usman yang dipandu oleh Mubin Tambolon SH, MH, sebagai Moderator ,  Menjelaskan Peran dan Fungsi MK secara umum. Peserta mengikuti Sarasehan dengan seksama dan mencoba memahami bahasan yang disampaikan, baik melalui penjelasan lisan maupun melalui Makalah yang dibagikan serta Power Point via LCD yang suguhkan.

Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh peserta, termasuk diantaranya oleh Drs Sudirman H Ismail, Ketua STKIP Taman Siswa Bima, yang mempertanyakan kehadiran Bupati dan Walikota Bima dalam acara sebesar dan sepenting ini. Penanya lain, DR Ruslin dari PA Dompu juga mengkritisi kata ‘diduga’ dalam beberapa pasal dan UU Pidana serta Perdata. Sedangkan Dedi Sutanto dari mahasiswa STIH Bima berharap bahwa MK tidak hanya ‘menerima bola’ namun harus mampu juga ‘menjemput bola’ karena banyak kasus yang terkait konstitusi menghiasi peradilan hukum di Indonesia berakhir tanpa keadilan.

Selama Sarasehan berlangsung, enam pertanyaan dijawab tuntas oleh Prof Anwar Usman dan antusias peserta untuk mengetahui lebih jauh atas peran dan fungsi MK dalam system peradilan di Indonesia sehingga tidak terasa, kegiatan Sarasehan yang dimulai sejak pukul 11.00 berjalan hingga pukul 14.00. meski demikian, banyak peserta yang kecewa, karena belum berkesempatan untuk bertanya.

Karena antusias peserta begitu tinggi, Prof Anwar berjanji akan datang lagi ke Bima dalam kegiatan serupa jika diundang suatu waktu. “saya bangga dengan masyarakat Bima yang ingin tahu banyak tentang MK, dan saya berjanji untuk kembali ke Bima dan menjelaskan lebih banyak lagi, jika diundang dan diberi kesempatan membawakan materi lagi”  harapnya yang disambut tepuk tangan. (Liputan: Ardy/Nisa)

Menjelang UN, Dikpora Kumpulkan Belasan Ribu Siswa/i Zikir Bersama.

Ditulis Pada Hari Jumat, 13 April 2012 | Oleh: Babuju.com


Ribuan Siswa Zikir bersamka di GSG Bolo (11/4)
BABUJU Report, Menurut penanggalan pendidikan Nasional, UN SMU/SMK akan dilaksanakan serentak pada tanggal 16 – 19 April mendatang. Pada tahun ini, Nilai minimum SMU/SMK se Indonesia dipatok, 5,25. Oleh karenanya, Dikpora Kab Bima menggelar Doa bersama di beberapa Gedung Serba Guna (GSG) dibeberapa kecamatan, yang dimulai sejak hari senin kemarin (9/04).

Zikir bersama pertama kali dilakukan di GSG Woha yang diikuti oleh 9 ribu Siswa/i diwilayah Woha, Belo, Monta, Langgudu, Lambitu dan Parado. Kegiatan yang dihadiri pula oleh Bupati Bima beserta jajaran terkait. Dalam kegiatan Zikir bersama tersebut, Bupati Bima, H. Ferry Zulkarnaen, ST, mengingatkan para Siswa/i untuk berikhtiar melalui pembelajaran yang tekun dan selalu berdoa. “Proses UN tahun ini adalah yang paling ketat dari tahun-tahun sebelumnya, untuk itu, saya mengingatkan untuk tekun dalam belajar dan imbangi dengan doa, agar dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan nanti” Ungkapnya.

Pada hari rabu kemarin (11/04), dihelat juga Zikir bersama siswa/i se kecamatan Bolo, Madapangga, Donggo dan Soromandi. Zikir bersama dipusatkan di GSG Bolo yang juga dihadir oleh  Bupati Bima beserta jajarannya. Di GSG Bolo, Bupati Bima kembali mengingatkan pentingnya Ikhtiar dan Doa dalam setiap rencana dan usaha yang dilakukan. “Doa dan Ikhtiar adalah ibarat setali mata uang, Ikhtiar tanpa doa tidak ada maknanya, dan Doa tanpa Ikhtiar juga tidak ada artinya.

“Jangan dianggap Zikir bersama ini merupakan kegiatan seremonial belaka, namun disinilah kita meminta kepada Sang Khalik untuk dimudahkan segala urusan termasuk dimudahkan dalam mengerjakan soal serta diberi kesehatan serta kesempatan yang baik dalam mengerjakan Soal nanti,” harap Bupati Bima, Ferry Zulkarnaen, ST, didampingi oleh Kadis Dikpora Kab Bima, Drs Zubair HAR, M.Si

Pada kesempatan tersebut, Zubair juga menjelaskan bahwa acara ini digagas sebagai upaya dalam meringankan beban semua pihak dalam menghadapi UN yang akan dilaksanakan minggu depan ini. Tentu Zikir bersama ini mengingatkan juga kepada para siswa bahwa setiap apa yang kita rencanakan dan yang dilakukan ada campur tangan .Tuhan. “Semua ini selalu ada campur tangan Tuhan, untuk kita keseimbangan Doa dan Ikhtiar akan mendapatkan hasil maksimal” Ujarnya.

Pantauan langsung BABUJU Report, di GSG Woha maupun GSG Bolo, Zikir bersama yang digalakkan oleh Dikpora Kab Bima tersebut diapresisasi oleh berbagai pihak dan diikuti oleh ribuan siswa dari berbagai sekolah yang akan melaksanakan UN minggu depan. (Liputan: Fatwa)

169 siswa SD se Kota/Kab Bima Lolos ke Babak Semifinal Olimpiade Sains Kuark

Ditulis Pada Hari Minggu, 25 Maret 2012 | Oleh: Babuju.com

BABUJU Report,- Panitia Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2012 pada hari kamis kemarin (22/3) kemarin telah mengumumkan daftar nama peserta yang lolos babak penyisihan OSK 2012 dan berhak untuk mengikuti babak selanjutnya. Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman resminya, panitia menyatakan 169 orang peserta yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bima berhasil lolos seleksi dan berhak untuk mengikuti babak semifinal.
Ketua Pelaksana OSK 2012 daerah ujian Kota/Kab Bima, Gatot Suarman mengungkapkan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih oleh peserta OSK asal Bima. “Walaupun berasal dari pelosok, terbukti adik-adik kita berhasil membuktikan kemampuan mereka dalam bidang sains, dan saya optimis akan ada anak Bima yang lolos ke babak final” ujarnya seperti yang diberitakan oleh Kahaba.info.
Lebih lanjut Gatot menjelaskan, Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2012 sendiri merupakan kompetisi tahunan yang rutin dilaksanakan sejak 2007 di seluruh Indonesia namun untuk tingkat penyelenggara daerah baru kali ini dilaksanakan di Bima. OSK 2012 terdiri dari tiga babak yaitu babak penyisihan dan semifinal yang digelar di daerah dan babak final yang akan digelar di Jakarta.
Untuk daerah Bima Pelaksanaan babak penyisihan Februari lalu dibagi menjadi dua regional lokasi ujian, yaitu Regional I di SDN 05 dan SDN 19 Kota Bima untuk peserta Kabupaten dan Kota Bima, sedangkan Regional II untuk kawasan Tambora dan sekitarnya mengambil tempat di SMPN 3 Labuan Kananga.
"Pelaksanaan babak semifinal akan digelar di Kota Bima pada tanggal 28 April 2012 dengan lokasi ujian yang akan diumumkan 1 minggu sebelum hari pelaksanaan" Ujar Pengajar muda yang mengabdi di SDN 1 Laju ini
Dari 169 orang peserta asal Bima yang lolos, 125 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Bima sedangkan 49 orang lainnya merupakan peserta dari Kota Bima. “Animo peserta Bima terbilang tinggi karena dari jumlah peserta, lokasi ujian Bima merupakan daerah yang paling banyak pesertanya se-Indonesia timur” ungkapnya.
Kompetisi sains tingkat Sekolah Dasar yang dihelat oleh PT. Kuark Internasional ini babak penyisihannya telah digelar serentak pada tanggal 18 Februari lalu dan diikuti oleh lebih dari 150.000 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Walaupun jalan menuju babak final masih panjang, 169 orang siswa-siswi asal Bima ini setidaknya berhasil membuka mata kita bahwa walaupun mayoritas diantara mereka notabene berasal dari sekolah-sekolah pelosok yang jarang diperhitungkan namun mereka berhasil menyisihkan ratusan ribu peserta lainnya dari berbagai daerah se-Indonesia. [BQ]

(Sumber: http://kahaba.info/berita/b-bima/170/169-siswa-sd-se-kotakab-bima-lolos-ke-babak-semifinal-olimpiade-sains-kuark.html )

Komunitas BABUJU

Komunitas BABUJU

Pesan Layanan Komunitas BABUJU
 
Copyright © 2011. Portal Berita Komunitas Babuju . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Creating Website.